HM Wardan Akan Kolaborasikan PKH dengan DMIJ Plus Terintegrasi
![]() |
| Foto |
Indragirione.com,
- Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Drs HM Wardan MP menghadapi Rapat Koordinasi
Program Keluarga Harapan (PKH) dan Launching Labelisasi serta Graduasi Mandiri
KPM PKH Tahun 2019, di Aula salah satu hotel yang ada di Tembilahan, Kamis
(17/10/2019).
PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada
keluarga miskin yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.
Sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan, sejak
tahun 2007 Pemerintah Indonesia telah melaksanakan PKH. Program perlindungan
sosial yang juga dikenal di dunia Internasional dengan istilah Conditional Cash
Transfers (CCT) ini terbukti cukup berhasil dalam menanggulangi kemiskinanan
yang dihadapi negara-negara pelaksanaan program tersebut, terutama masalah
kemiskinan kronis.
Dalam momen tersebut, Bupati menyerahkan labelisasi KPM PKH
dan piagam penghargaan untuk KPM graduasi mandiri.
Bupati memanfaatkan momen tersebut untuk menginformasikan
dan mensosialisasikan tentang PKH. Selain itu dirinya juga ingin mensinergikan
PKH dengan program-program yang telah disusun melalui kebijakan-kebijakan
Pemkab Inhil dalam rangka mewujudkan visi-misi yang sudah ditetapkan selama
periode ini.
"Dalam rangka realisasi RPJMD yang kita tetapkan yang
titik bertanya ada di pengembangan ekonomi kerakyatan agar potensi yang ada di
Inhil ini dapat termaksimalkan. Diolah, dikelola secara maksimal. Dan tentunya
untuk mengolah itu perlunya sinergitas terhadap program-program yang ada,"
urai Bupati.
Pemimpin Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini berharap agar PKH
dapat memberikan support dan bantuan dalam rangka percepatan program-program
Pemkab Inhil.
Dengan kolaborasi, menurutnya program yang digawangi Dinas
Dosial tersebut akan terwujud yang disinergikan dengan Program DMIJ Plus
Terintegrasi.
Tampak pula pada kesempatan itu Koordinator Wilayah PKH
Provinsi Riau, H Abdul Khalim Mahali, Unsur Forkopimda Inhil, Kepala Dinas
Sosial Inhil H Syaifuddin, Pendamping PKH se-Kabupaten Inhil, dan keluarga
peserta PKH.
Kepala Dinas Sosial Inhil mengatakan, data dari penerima PKH
yang dulunya di update berjumlah 18.337, untuk sekarang sudah berkurang menjadi
17.686 keluarga.
"Ini merupakan rapat koordinasi yang terakhir, karena
PKH ini datanya terus di update dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten
Indragiri Hilir dan pelaksanaan ini juga sekaligus mengevaluasi program PKH
yang telah terlaksana," kata kadis Sosial.
Kepala Kadis Sosial menyebut bahwa sesuai dengan arahan dari
Bupati Inhil seluruh pendamping PKH memberikan lebel setiap rumah yang menjadi
peserta PKH. Dan jika ada salah satu masyarakat peserta PKH tidak bersedia rumahnya diberikan lebel
maka kami akan mengeluarkan dari peserta PKH.
"Mudah-mudahan dengan pemasangan lebel tersebut dapat
terealisasi dengan baik dan masyarakat bisa menyadari yang benar-benar
membutuhkan PKH ini dan juga memberikan suatu tanda bagi masyarakat maupun dan
tidak mampu," ujarnya.
Syaifuddin juga mengatakan bagi masyarakat yang sadar
ataupun telah merasa mampu dan mengundurkan diri sebagai peserta PKH maka akan diberikan
suatu penghargaan langsung dari Bupati Inhil, atas secara mandiri dan sadar
bahwa PKH ini tidak berhak lagi ini.


Post a Comment